
Purwokerto – SMP Telkom Purwokerto sukses menggelar panen karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tajuk Sentramas (Seni Tradisional Banyumas) pada Kamis dan Jumat, 13-14 Februari 2025. Acara yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 7 hingga 9 ini berlangsung meriah dan penuh kebahagiaan.
Panen karya P5 Sentramas ini merupakan puncak dari kegiatan pembelajaran berbasis proyek yang telah dilaksanakan oleh siswa selama beberapa bulan. Melalui proyek ini, siswa diajak untuk mengenal, memahami, dan melestarikan seni tradisional Banyumas. Berbagai bentuk karya seni ditampilkan dalam acara ini, mulai dari tarian tradisional, drama musikal, acara pernikahan, kentongan, hingga begalan khas Banyumas.
Acara ini dibuka dengan penampilan kentongan dari siswa kelas 9.2. Para pengunjung yang hadir, termasuk orang tua siswa, guru, dan tamu undangan, tampak antusias menyaksikan penampilan memukau tersebut. Selain itu, dalam pegelaran acara pernikahan adat Banyumas dengan menyuguhkan urutan acara dan sajian prasmanan ala-ala hajatan sesungguhnya.
Tidak ketinggalan, siswa juga menyajikan begalan khas Banyumas yang unik dan lucu. Suasana semakin meriah dengan penampilan kentongan yang dimainkan oleh siswa kelas 9.1 sebagai penutup yang memukau. Para pengunjung pun tak segan untuk ikut berjoged dan bernyanyi bersama.
Kepala SMP Telkom Purwokerto, Widyatmoko, S.T., M.M.T., M.B.A., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh siswa dan guru yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan panen karya P5 ini. Beliau berharap, melalui kegiatan ini, siswa dapat semakin mencintai dan melestarikan seni tradisional Banyumas.
“Kami sangat bangga dengan hasil karya siswa yang luar biasa ini. Melalui P5 Sentramas, kami ingin menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya lokal kepada siswa. Kami berharap, mereka dapat menjadi generasi penerus yang peduli terhadap pelestarian seni tradisional Banyumas,” ujar Widyatmoko, S.T., M.M.T., M.B.A.
Panen karya P5 Sentramas ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas siswa, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara siswa, guru, orang tua, dan masyarakat sekitar. Acara ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan SMP Telkom Purwokerto dalam rangka melestarikan seni tradisional Banyumas.
Editor: T.J. Ariri

